Wahai Lelaki, Beginilah Cara Mencukur Kumis dan Jenggot yang Benar

Mencukur kumis dan jenggot merupakan sebuah rutinitas yang sering dilakukan oleh setiap pria. Jika tidak dirawat dengan baik dan dirapikan, pasti akan mengurangi nilai penampilan karena wajah akan terlihat kasar dan dekil. Agar kegiatan ini bisa berjalan dengan aman dan nyaman, ada beberapa cara khusus yang harus kalian terapkan.

Memilih alat cukur

Tentu saja, alat utama yang perlu kalian siapkan untuk mencukur kumis dan jenggot adalah alat cukur. Dalam urusan ini, hal terpenting yang tidak boleh terlupakan yaitu, pilih yang pisaunya benar-benar kuat dan tajam. Selain itu juga harus steril, agar tidak mudah menimbulkan luka dan iritasi apalagi infeksi.

Apabila di area yang mau dicukur muncul jerawat, pencukuran harus dilakukan secara lebih hati-hati. Kalian disarankan menggunakan alat cukur sekali pakai atau alat cukur listrik agar lebih aman dari resiko tersebut.

Resiko iritasi dan infeksi juga bisa dikurangi dengan cara menggantinya dengan yang baru usai dipakai sebanyak 5 hingga 7 kali pencukuran. Alat cukur jenggot dan kumis ini bisa kalian peroleh dengan aneka ragam pilihan dan harga terjangkau di gerai-gerai Hartono Mall.

Waktu terbaik

Waktu terbaik untuk mencukur kumis dan jenggot adalah sesudah mandi karena kulit telah terbebas dari kandungan minyak yang berlebih. Selain itu sel-sel kulit yang mati sudah terangkat semua. Sel kulit mati sering memunculkan sumbatan pada alat cukur, terutama pisaunya.

Jika kalian tidak sempat mandi, sebenarnya kegiatan ini tetap dapat dilakukan. Tetapi sebelumnya, kulit dan bulu kumis beserta bulu jenggot harus dibasahi dulu dengan air hangat. Sehingga kondisinya menjadi lebih hangat, tidak lembab dan semua bulu akan melunak.

Jangan mencukur jenggot dan kumis di malam hari dan pilih pagi hari. Meski sudah dilengkapi pencahayaan lampu yang mencukupi, kemampuan mata untuk melihat area yang akan dicukur jelas akan berkurang dibanding pagi atau siang hari.

Menggunakan krim khusus

Selanjutnya, oleskan gel atau krim khusus di semua area yang akan dicukur. Jika kulit kalian bersifat kering dan sensitif, pilihlah krim yang dibuat secara khusus untuk jenis kulit tersebut. Biasanya krim ini dilengkapi kandungan pelembab kulit seperti vitamin E, moisturizing, ekstrak buah dan sebagainya.

Teknik pencukuran

Saat mencukur kumis dan jenggot, harus kalian sesuaikan menurut arah pertumbuhan rambut. Hal ini bertujuan untuk mengurangi resiko selip yang membuat kulit mudah terluka. Selain itu pada setiap sapuan cukuran, iringi dengan bilasan menggunakan air bersih.

Kemudian setelah kumis dan jenggot terlihat bersih dan rapi, simpan semua peralatan di tempat kering. Jangan meletakan dalam area yang mudah basah, misalnya wastafel.

Pastikan pula area tersebut bebas dari resiko berjangkitnya bakteri dan kuman lainnya. Sehingga saat kalian menggunakannya lagi tetap aman, sehat dan tidak menimbulkan penyakit.



LEAVE A COMMENT