UNIKNYA TRADISI IDUL ADHA DI BERBAGAI NEGARA jpg

UNIKNYA TRADISI MERAYAKAN IDUL ADHA DI BERBAGAI NEGARA

Idul Adha merupakan salah satu hari besar umat Islam di seluruh dunia. Tak hanya di Indonesia, umat Islam di seluruh dunia pun merayakan Idul Adha. Setelah pelaksanaan sholat Idul Adha, umat Islam langsung melanjutkan acara dengan berkurban hewan dan membagikan daging ke masyarakat yang kurang mampu. Pada umumnya, hewan yang sering dikurbankan adalah sapi, domba, dan kambing. Meskipun terkadang, ada juga yang berkurban dengan kerbau. Ternyata tradisi merayakan Idul Adha di berbagai Negara itu berbeda-beda! Berikut ini tradisi dan fakta unik tentang Idul Adha di berbagai negara.

Arab Saudi.

Hari raya Idul Adha merupakan hari raya terbesar di negara Arab Saudi. Hari raya Idul Adha adalah puncak ibadah Haji bagi seluruh umat Islam, yang melaksanakannya. Di Kerajaan Arab Saudi, mereka disibukan dengan pemotongan hewan Qurban yang nantinya, akan di bagikan ke negara-negara Islam yang kekurangan makanan. Khususnya, di daerah Asia dan Afrika. Agar pembagian hewan qurban dapat dilakukan secara merata, daging-daging qurban ini dibekukan dan dikirimkan melalui kontainer yang diangkut oleh kapal laut dan pesawat terbang.

Pakistan.

Di Pakistan, libur Idul Adha berlangsung selama 4 hari. Pada perayaan Idul Adha, toko-toko ditutup dan masyarakat berfokus pada kegiatan-kegiatan di masjid sejak pagi hari. Sama seperti di Indonesia, proses penyembelihan hewan Qurban di Pakistan dilakukan oleh warga setempat dan dibagikan ke masyarakat yang kurang mampu.

Amerika Serikat.

Pada umumnya, penduduk di Amerika Serikat mendapat libur 1-3 hari selama peringatan hari raya Idul Adha. Kegiatan sering dilakukan di Masjid-Masjid sejak pagi hari. Setelah itu, mereka berbagi dengan sesama dengan acara makan bersama. Berbeda dengan Indonesia, di Amerika Serikat prosesi penyembelihan hewan Qurban jarang dilakukan.

Turki.

Pada saat perayaan Idul Adha, pemerintah Turki memberlakukan libur selama 4 hari. Perayaan Idul Adha di Turki dikenal dengan sebutan Baqri-Eid atau “Festival Sapi”. Saat Idul Adha, masyarakat di  Turki juga menyembelih hewan domba ataupun kambing.

Tiongkok.

Meskipun hanya sedikit masyarakat Tiongkok yang beragama Islam, namun perayaan Idul Adha tetap dirayakan dengan meriah. Setelah melaksanakan shalat Ied, masyarakat muslim di Tiongkok akan saling bertukar makanan atau hadiah lainnya. Perayaan Idul Adha yang berlangsung selama 4 hari itu, juga dimeriahkan dengan pasar “dadakan”. Di Negara Tiongkok hanya pria yang beramai-ramai pergi sholat Idul Adha di masjid. Sedangkan para wanita, tidak diperkenankan sholat Idul Adha di Masjid. Takbiran di Tiongkok biasaya dilakukan sambil membakar Hio. Tradisi ini, merupakan tradisi yang dilakukan umat Islam di Tiongkok, dengan cara para jemaah membawa Hio yang terbakar ke dalam Masjid, kemudian menancapkannya ke mangkuk tempat Hio. Hal ini dilakukan sebelum ceramah sholat Idul Adha dimulai.

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPrint this pageEmail this to someonePin on Pinterest


LEAVE A COMMENT