SEMARAK PERAYAAN PASKAH DI BERBAGAI BELAHAN DUNIA

Perayaan Paskah tinggal beberapa hari lagi. Bagi umat Kristiani di berbagai belahan dunia, biasanya mereka telah menyiapkan segala sesuatu tentang perayaan Paskah, sejak berhari-hari sebelum paskah tiba. Telur yang dihias cantik & kelinci Paskah, biasanya menjadi ikon perayaan Paskah yang bisa dijumpai di berbagai negara.

Meski begitu, setiap negara ternyata memiliki tradisi unik dalam merayakan Paskah. Di Indonesia, meski perayaan Paskah tidak semeriah saat Natal, setiap gereja biasanya mengadakan lomba menghias juga berburu telur Paskah untuk anak-anak. Tapi ternyata, tidak semua perayaan Paskah ditampilkan dengan telur. Karena, berbagai negara memiliki tradisi unik tersendiri. Apa saja ya kira-kira? Simak ulasan berikut!

  1. Polandia.

Ada tradisi unik di Polandia saat merayakan Paskah yang disebut dengan Smingus-Dyngus. Tradisi ini, dilakukan tiap Senin setelah Paskah. Tradisi dimulai saat anak laki-laki membasahi dan menyiram teman-temannya menggunakan berbagai cara, bisa dengan pistol air atau ember. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, jika ada perempuan yang terkena semprotan atau siraman air, maka ia akan menikah tahun ini. tradisi ini merupakan lambang prosesi pembaptisan Pangeran Meiszko dari Polandia pada Senin Paskah tahun 966 SM.

  1. Swedia.

Di Swedia, perayaan Paskah akan dimulai pada hari Sabtu. Saat itu, anak-anak akan berdandan sebagai penyihir lalu memberikan surat dan kartu kepada orangtua masing-masing yang sudah memberikan mereka telur dan permen sehari sebelumnya. Lalu di hari berikutnya, yaitu Minggu, semua orang akan melakukan acara makan bersama keluarga dengan menu makan yang kebanyakan terbuat dari ikan dan keju.

  1. Jerman.

Saat merayakan Paskah, warga Jerman memiliki tradisi utama untuk menyenangkan anak-anak mereka. Saat itu, anak-anak tidak hanya bertugas mencari keranjang berisi telur dan cokelat, tapi juga mainan dan hadiah lain yang sudah dimasukkan ke dalam keranjang. Para orangtua menyembunyikan keranjang di kebun belakang rumah dan anak-anak akan memulai pencarian setelah pulang dari gereja pada Minggu Paskah.

  1. Italia dan Vatikan.

Tradisi perayaan Paskah yang saat ini masih dilakukan di Italia & Vatikan adalah Jumat Agung. Paus akan memeringatinya dengan melakukan doa Crucis Via atau Jalan Salib di Colosseum. Di saat yang bersamaan, sebuah salib besar dengan obor yang menyala dipasang untuk menerangi langit. Paus akan mengucapkan doa Jalan Salib dalam beberapa bahasa. Saat merayakan Sabtu Suci dan Minggu Paskah, Misa Paskah akan dilakukan di Lapangan Santo Petrus yang akan dikunjungi oleh ribuang orang. Mereka menunggu berkat yang diberikan oleh Paus dari balkon Gereja, yang dikenal dengan nama Urbi Orbi Et atau Untuk Kota dan Dunia.

  1. Perancis.

Jika kebetulan berada di Perancis saat Paskah jangan lupa untuk membawa garpu. Karena, pada setiap tahunnya, omelet raksasa akan disiapkan di alun-alun utama kota Haux, Paris. Omelet ini terbuat dar sekitar 4.500 butir telur ayam dan bisa disantap oleh sekitar 1.000 orang. Tradisi ini bermula ketika Napoleon dan tentaranya sedang bepergian melalui bagian selatan Perancis. Mereka kemudian berhenti di sebuah kota kecil dan menyantap omelet. Saking ia menyukai omelet, sejak itu Napoleon pun memerintahkan warga kota untuk mengumpulkan telur dan membuat omelet raksasa bagi pasukannya di hari berikutnya.

  1. Corfu, Yunani.

Pada Sabtu suci, masyarakat akan melemparkan pot tanah liat serta gerabah lainnya keluar jendela mereka dan menghancurkannya di jalanan. Hal ini merupakan tradisi unik yang dilakukan masyarakat pulau Corfu, Yunani yang disebut Pot Throwing. Banyak orang yang mengatakan bahwa kebiasaan ini berasal dari Venesia, di mana masyarakatnya memiliki kebiasaan membuang semua benda lama mereka. Melalui tradisi Pot Throwing ini, masyarakat Yunani meyakini lemparan pot gerabah merupakan simbol penyambutan musim semi, dan melambangkan tanaman baru yang akan tumbuh dalam pot baru.

  1. Norwegia.

Paskah adalah waktu yang populer bagi masyarakat Norwegia untuk membaca novel kejahatan yang hanya keluar dalam rangkaian thriller Paskah yang disebut Passkekrimmen. Tradisi ini sudah dimulai sejak tahun 1923, ketika sebuah penerbit buku mempromosikan novel kriminal baru di halaman depan sebuah surat kabar.

Wah! Ternyata unik dan beragam ya perayaan paskah di berbagai belahan dunia. Namun, kembali lagi, perayaan meriah kala Paskah tersebut tentunya tidak terlepas dari bentuk rasa syukur kaum Kristiani terhadap Tuhannya. Selamat merayakan Paskah!