RAWAT JILBAB BERBAHAN ORGANZA DENGAN CARA BERIKUT INI

Menggunakan jilbab organza di acara penting, memang tengah digemari hijaber di tanah air. Banyak dari selebgram Indonesia, yang terlihat kerap menggunakan jilbab organza ketika menghadiri sebuah acara formal dan semi formal.

Jika dilihat dari bahan utamanya, jilbab berbahan organza pada prinsipnya dapat dikategorikan ke dalam jenis hijab yang memiliki karakteristik transparan dan agak kaku. Karena teksturnya yang kaku itulah, hijab organza terbilang cukup awet dan tidak mudah berkerut apabila digunakan dan apabila dirawat dengan cara yang baik dan tepat. Hal penting untuk diketahui adalah,  kain organza sebenarnya merupakan kain yang hampir sama dengan kain chiffon.

Kain organza sendiri memiliki banyak varian nama, salah satu diantaranya yakni kain kaca, dan kain ini memiliki beragam warna dengan ciri kain yang mengkilat dan kuat serta tahan lama. Dulu kain organza lebih banyak digunakan sebagai bahan kebaya, busana pengantin, gaun dan dress, karena menimbulkan kesan mewah dibandingkan kain broklat, kini kain organza juga dapat dijumpai dalam bentuk hijab yang dapat memberikan kesan elegan bagi pemakainya.

Untuk perawatannya, hijab yang dibuat dengan bahan ini memang harus ekstra hati-hati. Karena, organza sendiri adalah jenis kain yang lebih kaku, bila dibandingkan dengan katun. Lalu bagaimana cara merawat jilbab organza yang tepat? Simak ulasan berikut :

  1. Saaat mencuci jilbab organza usahakan menggunakan air hangat agar noda dan kotoran yang terdapat pada jlbab organza lebih mudah hilang.
  2. Rendam hijab organza selama kurang lebih 10 menit dengan menggunakan campuran air dan detergen yang tidak mengandung bahan pemutih, sehingga tidak merusak serat kain organza nantinya.
  3. Saat melakukan pencucian jangan pernah mengucek atau meremas hijab organza terlalu kuat, cukup kucek seperlunya kemudian bilas hingga bersih, dan tidak perlu menyikatnya.
  4. Jemur hijab ditempat yang teduh dan tidak terkena sinar matahari secara langsung agar kain mengering secara alami.
  5. Bila sudah kering, langsung dipindahkan agar mengurangi kerutan pada jilbab.
  6. Apabila ingin menyetrika, gunakan suhu yang rendah agar jilbabmu tidak bolong.
  7. Usai menyetrika jangan langsung melipat hijab,karena hijab yang terbuat dari bahan organza ketika dilipat akan meninggalkan bekas lipatan yang tentunya dapat mengganggu penampilan. Karena itu sebaiknya simpan hijab organza sengan cara digantung.
  8. Pastikan tempat untuk menyimpan hijab organza benar-benar bersih, mengingat serat kainnya yang cenderung kaku dan memiliki sifat statis sangat mudah sekali mengundang debu untuk menempel. Jika diperlukan lapisi hijab dengan plastik.

Jenis perawatan di atas dapat diaplikasikan untuk gaun ataupun atasan berbahan organza. Salah satu hal yang penting untuk diperhatikan adalah, pisahkan jenis jilbab dengan pakaian berbahan lain, jangan campur kain beragam warna yang luntur dengan jilbab organza anda. Meskipun terkesan nampak ribet, namun hal-hal diatas akan dapat membuat jilbab organza anda menjadi lebih awet.



LEAVE A COMMENT