LIGA GULAT JATENG TERBUKA 2017

PERTANDINGAN GULAT JATENG TERBUKA DIGELAR DI HARTONO MALL SOLO

Persatuan Gulat Seluruh Indonesia atau PGSI kontingen Jawa Tengah, menggelar Liga Gulat Jateng Terbuka Seri III di Atrium Hartono Mall Solo. Pertandingan ini merupakan pertandingan gulat yang pertama kalinya digelar di mall. Pertandingan yang digelar pada Minggu, 12 November 2017 adalah rangkaian dari Liga Gulat Jateng Terbuka Seri I dan II yang sebelumnya diadakan di Semarang. Dan Liga Gulat Jateng Terbuka Sesi III ini sekaligus sebagai puncak dan penutupan dari seri I dan II. Liga ini mempertandingkan atlet-atlet gulat dari 4 kelas. Yaitu Kelas 58 kg Gaya Bebas Putri, Kelas 65 kg Gaya Bebas Putra, Kelas 57 kg Gaya Bebas Putra, Kelas 59 kg Gaya Grego Roman Putra.

Meskipun Liga Gulat ini berlabel Jateng Terbuka, kompetisi ini juga terbuka untuk pegulat dari seluruh Indonesia. Liga gulat ini diikuti sebanyak 18 pegulat dari Sumatera Barat, Kutai Kartanegara, Samarinda, Bali, Banten, Brebes, Kudus, Grobogan, Klaten, dan Surakarta. Di Liga Gulat seri ke III ini, seluruh nilai pegulat dari seri I dan seri II akan diakumulasikan. Masing-masing kelas hanya dipilih satu pemenang. Pemenang tersebut merupakan pegulat yang memiliki nilai akumulasi tertinggi.

Pemenang Liga Gulat Jateng Terbuka Seri III pada kategori 58 kg gaya bebas putri diraih oleh Putri Melinda Renal dari Kutai Kartanegara. Pemenang kategori 57 kg gaya bebas putra diraih oleh Sabri Purnama dari Sumatra Barat. Pemenang kategori 65 kg gaya bebas putra diraih oleh Muamar Khadafi dari Kabupaten Grobogan. Pemenang kategori 59 kg gaya grego Roman Putra diraih oleh I Gusti Aderai dari Kabupaten Grobogan. Peringkat terbaik masing-masing kelas, berhak mendapatkan penghargaan senilai Rp 10.000.000,00.

Penyerahan hadiah diberikan langsung oleh Dirjen Menpora, perwakilan dari KONI, KETUM PGSI, dan Ketua Panitia Liga Gulat Jateng Terbuka. Dengan diadakannya acara ini diharapkan olahraga gulat dapat dikenal oleh masyarakat. Serta memperlihatkan kepada masyarakat bahwa gulat sangat menarik untuk ditonton serta bukan olahraga yang berbahaya. Selain itu juga acara ini bertujuan untuk mencari bibit-bibit pegulat baru dari usia dini.

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPrint this pageEmail this to someonePin on Pinterest


LEAVE A COMMENT