KISAH KEMURAHAN HATI SESEORANG DIBALIK SOSOK SANTA CLAUS

Siapa yang tak kenal dengan Santa Claus? Yap! Seorang tokoh yang identik dalam perayaan natal ini , banyak digemari anak-anak. Santa Clause atau yang sering disebut sebagai Sinterklas ini, menurut kisahnya dahulu adalah nama yang diberikan pada Santo Nicholas . seorang yang murah hati dan suka membantu orang lain yang kesusahan. Selain itu, dia juga seorang yang penuh kasih sayang. Hal ini terlihat saat dia sering membagikan hadiah di bulan Desember menjelang hari Natal.

Setelah ia meninggal, kisah tentang kemurahan hatinya tersebar di seluruh dunia dan ia mulai disebur sebagai “Sinter Klass” di Belanda. Selanjutnya, istilah tersebut berubah menjadi “Santa Claus” di Amerika Serikat yang hingga saat ini dikenal seluruh dunia.

Pada abad ke-19, seorang kartunis populer, Thomas Nast, melakukan serangkaian gambar mengenai Santa Claus dalam kegiatan Harper Weekly, dimana unsur-unsur yang menyenangkan harus ditambah dalam sebuah gambar. Ia membayangkan Santa Claus tinggal di Kutub Utara dan memiliki bengkel sendiri untuk membuat mainan yang akan diberi kepada anak-anak. Sebagian besar gambar tentang Santa Claus mengenakan pakaian berbagai warna (merah, ungu, dan lainnya). Santa pun kemudian terkenal dengan pakaian merah-putihnya ini.

Meskipun St. Nicholas meninggal pada 6 Desember, namun Santa Claus identik dengan Natal yang digabungkan dengan hari kelahiran Yesus pada 25 Desember. Santa, dianggap penting karena ia memiliki kemurahan hati membantu siapa saja yang membutuhkan. Santa menyebar pesan baik, mirip dengan Yesus Kristus, sehingga membuatnya menjadi penting dalam perayaan Natal.



LEAVE A COMMENT