Kalian Termasuk Orang Hemat Atau Pelit?, Inilah Beberapa Perbedaannya

Meski punya hobi belanja, pasti sahabat Hartono Mall Solo lebih senang menjalankan pola hidup hemat. Hanya saja perlu dipahami bersama, hemat itu tidak sama dengan sama dengan pelit. Meski kedua istilah ini merujuk pada tujuan yang sama yaitu agar tidak boros, namun tetap memiliki perbedaan yang sangat signifikan.

Penggunaan uang

Orang hemat pasti akan lebih teliti saat harus mengeluarkan uang. Mereka tidak akan membeli barang yang dinilai kurang memberi manfaat. Selain itu mereka juga punya kemampuan tinggi membedakan antara keinginan dan kebutuhan.

Beda dengan orang pelit, selalu berusaha agar tidak keluar uang. Meski sedang butuh suatu barang, pasti akan berusaha agar ada orang lain yang bersedia membelikannya. Sebaliknya ketika ada temannya yang minta ditraktir, dia akan mengeluarkan berbagai alasan untuk menghindar.

Pemenuhan kebutuhan

Sahabat Hartono Mall Solo, orang hemat itu tidak pernah segan memberikan bantuan pada orang lain sesuai kemampuan. Jika memang belum dapat memberi, mereka pasti berjanji mengasih pertolongan di kesempatan yang lain.

Sedangkan orang pelit, bukan hanya pada orang lain saja, pada diri sendiri juga sering menunjukan sifat kikir. Orang seperti ini kurang dapat menikmati hidup karena tidak mau keluar uang untuk membahagiakan diri sendiri.

Orang pelit lebih sering tidak jujur

Sahabat Hartono Mall Solo pasti pernah menjumpai orang yang sebenarnya memiliki banyak harta namun tidak pernah berkata jujur. Dia selalu berusaha secara membabi buta agar tidak ada temannya yang berani pinjam uang. Bahkan yang lebih tragis lagi sering merasa ketakutan hartanya dicuri orang lain.

Lain dengan orang hemat. Dia selalu berkata jujur pada temannya terkait dengan harta yang dimiliki. Tetapi tentu saja, maksud jujur di sini tetap ada batasnya karena untuk menghindari kesan sombong atau suka pamer.

Pemenuhan kebutuhan primer

Apabila ingin berhemat, pasti sahabat Hartono Mall Solo akan belanja barang sesuai kebutuhan dan selalu mengutamakan kebutuhan utama atau primer. Tetapi di sisi yang lain, juga tidak khawatir keluar dana lebih banyak agar semua kebutuhan tersebut bisa terpenuhi.

Sementara itu orang pelit selalu mempunyai asumsi bahwa kebutuhan primer itu dapat dikesampingkan. Dia memilih berusaha untuk tidak memenuhi kebutuhan ini dengan alasan mempertahankan uangnya agar tidak berkurang.

Antara harga dan kualitas

Perbedaan terakhir, orang pelit lebih mementingkan harga murah dibanding kualitas saat belanja suatu barang. Orang hemat justru sebaliknya. Jika memang merasa butuh barang tersebut, dia tidak ragu membeli meski harganya mahal.

Selain itu meski sama-sama suka dengan kegiatan menabung, orang pelit pasti tidak punya tujuan yang tidak jelas kecuali menumpuk harta sebanyak mungkin. Sahabat Hartono Mall Solo harus bisa menghindari pola pikir seperti ini. Tujuan menabung itu adalah untuk meningkatkan kualitas hidup. Misalnya untuk pendidikan, membangun rumah dan sebagainya.



LEAVE A COMMENT