Jangan Bingung, Inilah Perbedaan Butik, Toko Baju, Distro dan Fashion Outlet

Saat belanja produk fashion di Hartono Mall Solo, mungkin ada yang merasa bingung karena ada berbagai tenant dan merchant dengan konsep yang berlainan. Misalnya ada yang menggunakan ‘label’ butik, toko baju, distro hingga fashion outlet. Tapi apabila sudah paham perbedaan dari masing-masing stand tersebut, pasti tidak akan bingung lagi.
Butik

Dibanding penyedia kebutuhan fashion lainnya, butik berada dalam tingkatan paling tinggi. Setiap busana yang ditawarkan bersifat sangat eksklusif dan hanya terdiri dari satu item saja. Selain itu desainnya dibuat secara khusus atau merupakan hasil karya desainer terkemuka.

Karena itu saat masuk ke butik, sahabat Hartono Mall Solo pasti akan menyadari jika harganya sangat mahal karena mempunyai kualitas paling bagus termasuk bahan yang digunakan untuk membuatnya. Bukan itu saja, penataan ruangnya juga terlihat mewah, menunjukan bahwa segmen pasar yang dituju adalah kalangan menengah ke atas.

Toko baju

Toko baju adalah toko yang menyediakan aneka jenis pakaian yang didapat dari pihak lain, bukan merupakan karya pemiliknya. Dalam menyediakan barang jualan tersebut, pengelola tidak menggantungkan diri dari desainer, namun biasanya tetap berasal dari produsen ternama.

Selain itu toko baju, sahabat Hartono Mall Solo bisa menemukan busana atau pakaian yang terdiri dari beberapa brand sekaligus. Kemudian dalam setiap satu desain, pada umumnya diproduksi dalam jumlah yang lebih banyak dan terbagi menjadi beberapa ukuran. Harganya tergolong mahal namun masih kalah jauh dibanding baju dari butik.

Distro

Dilihat dari konsepnya, distro memiliki karakter yang tidak jauh berbeda dengan butik karena menyediakan produk fashion karya sendiri. Perbedaannya, setiap desain dibuat jadi beberapa item sekaligus. Meskipun demikian jumlahnya hanya terbatas saja, tidak sebanyak yang ditawarkan oleh toko baju.

Sedangkan harganya, mempunyai perbedaan yang tidak terlalu signifikan dibanding toko baju. Selain itu meskipun brand-nya kurang terkenal, sahabat Hartono Mall Solo tetap dapat tampil percaya diri mengenakan pakaian distro. Produknya tidak terkesan murahan dan mampu menonjolkan sisi-sisi eksklusifitas walau tidak semewah busana  butik.

Factory outlet

Di dunia fashion, factory outlet seringkali disebut dengan singkatannya saja yaitu FO. Istilah ini merujuk pada tenant busana yang menyediakan pakaian bikinan pabrik dan bersifat mass product atau produk massal. Karena itu setiap desainnya memiliki item yang cukup banyak dan tentu saja harganya lebih murah.

Biasanya, FO didirikan oleh produsen pakaian yang memiliki stok berlimpah. Tetapi ada pula FO yang mendapatkan stok pakaian dari pabrikan lain, kemudian dijual lagi secara eceran. Bahkan tidak sedikit FO yang menawarkan busana impor atau pakaian sisa ekspor.

Setelah memahami penjelasan di atas, dijamin sahabat Hartono Mall Solo tidak akan kebingungan lagi ketika belanja busana dan produk fashion lainnya. Hanya saja yang perlu diperhatikan di sini adalah ketika memilih pakaian jangan hanya menuruti selera saja. Sesuaikan juga dengan acara yang didatangi dan anggaran yang tersedia.



LEAVE A COMMENT