INTIP TRADISI UNIK PERAYAAN NATAL DI BERBAGAI NEGARA

Hari Natal identik dengan saling berbagi dan berkumpul bersama keluarga. Hari Natal, dirayakan hampir di seluruh penjuru dunia. Kegiatan yang dilakukan pun umumnya dengan menghias pohon natal. Ternyata, perayaan natal di berbagai negara berbeda-beda dan unik. Ini dia tradisi unik di berbagai negara saat merayakan Natal!

Jepang.

Di Jepang, tradisi tukar menukar kado sudah biasa dilakukan. Uniknya, pada malam tahun baru, seluruh anggota keluarga wajib memakai pakaian terbaik mereka dan berdandan rapi. Lalu anggota keluarga berbaris dipimpin oleh ayah mengelilingi rumah. Ritual ini dipercaya dapat mengusir setan. Sang ayah akan melempar setiap sudut ruangan dengan kacang kering agar tidak ada roh jahat yang tinggal. Saat musim Natal tiba, KFC akan sangat ramai di Jepang. Karena unggas termasuk binatang langka di Jepang, KFC memulai tradisi Natal dengan mengiklankan ayam KFC menjadi bagian penting dalam musim liburan di Jepang. Sekarang, orang Jepang rela mengantri hingga sebulan sebelum perayaan Natal untuk menikmati lezatnya ayam KFC.

Yunani.

Sinterklas / Santaklaus adalah sosok yang sangat penting di Yunani sebagai pelindung para pelaut. Berbeda dengan negara lain, di Yunani, mangkuk dan salib kayu menjadi benda penting pada Natal. Di tengahnya mangkuk, terdapat daun kemangi yang dicelupkan ke dalam mangkuk dan berisi sedikit air agar daun tetap segar. Setiap pagi, ibu akan memerciki seluruh ruangan rumah dengan menggunakan daun kemangi. Tradisi ini dilakukan untuk menjauhkan benda-benda dari roh jahat dari rumah mereka.

India.

Warga India berkumpul di malam natal dan saling membagi kado sama seperti warga lain di seluruh dunia. Namun, pohon natal di India sangat berbeda dengan pohon natal di negara lain. Pohon Natal tidak terbuat dari pohon cemara, melainkan pohon mangga atau pisang. Pada umumnya, umat Nasrani di India akan mendekorasi rumah mereka dengan daun mangga, dan lampu minyak yang diletakkan di atap rumah atau di atas tembok.

Iran.

Umat Nasrani di Iran mulai berpuasa dan tidak makan daging sejak tanggal 1 Desember. Kemudian, pada tanggal 25 Desember setelah merayakan natal di gereja, mereka akan pulang dan menyantap makanan yang disebut dengan harasa. Tidak ada acara tukar menukar kado, melainkan setiap anak akan mendapat hadiah dari orang tuanya.

Finlandia

Di Finlandia, pemakaman setempat juga diterangi oleh cahaya-cahaya lilin. Di malam natal. Warga Finlandia, tidak hanya bersuka cita bersama keluarga,  namun, malam natal juga menjadi momen untuk mengenang nenek moyang yang sudah meninggal. Momen ini mereka tandai dengan meletakkan lampu-lampu kecil dan lilin di makam.

Betlehem.

Di Betlehem, perayaan Natal dilakukan secara meriah. Hampir seluruh kota dihiasi dengan bendera dan dekorasi Natal. Pada malam Natal, para turis dan penduduk akan berkumpul memenuhi gereja dan menyaksikan prosesi tahunan berupa opera dan arak-arakan. Di setiap pintu rumah, keluarga Nasrani akan memberi tanda silang di setiap pintunya, serta memasang sebuah bintang berukuran besar di alun-alun.

Walaupun bermacam-macam tradisi unik Natal di berbagai negara, tetapi makna perayaan natal tetaplah sama, yaitu kebahagiaan. Karena natal adalah saat dimana kita bisa berkumpul dengan orang-orang yang kita sayangi.



LEAVE A COMMENT