Cara Tepat Belanja Barang Tanpa Menimbulkan Gejolak Keuangan

Pernah nggak sahabat Hartono Mall Solo mengalami masalah atau gejolak keuangan?. Jika ini terjadi, salah satu penyebab utamanya adalah adanya kesalahan ketika belanja barang dan kebutuhan. Tapi apabila berani mencoba menerapkan cara yang lebih tepat, niscaya gejolak tersebut dapat dihindari.

Memahami barang yang dimiliki

Sebagai langkah awal, bedakan lebih dulu barang yang sudah dimiliki. Barang ini bisa dibagi menjadi tiga kategori. Masing-masing adalah barang fungsional, dekoratif dan emosional. Yang dimaksud barang fungsional adalah yang mempunyai nilai kegunaan untuk membantu menyelesaikan suatu tugas.

Kemudian untuk barang dekoratif, adalah barang yang tidak terlalu sering digunakan dan bersifat untuk memperindah saja. Lalu yang terakhir barang emosional, tidak lain adalah barang tidak bisa dipakai kecuali untuk memperindah.

Dari identifikasi tersebut, maka jika sahabat Hartono Mall Solo memiliki barang yang tidak berguna dan tidak punya fungsi memperindah, sebaiknya disingkirkan. Setelah itu jangan pernah membeli barang tersebut kembali.

Tidak perlu menonjolkan diri

Selama ini tidak jarang ada orang yang mudah kena rayuan iklan tanpa berpikir secara lebih jauh. Misalnya ketika ada penawaran smartphone terbaru. Melalui penggunaan gadget tersebut, dia berpikir jika penggunaan smartphone terbaru ini dapat membuat orang lain jadi kagum terhadap dirinya.

Apabila ingin menerapkan konsep hidup hemat dan sederhana, sahabat Hartono Mall Solo harus bisa menyadari jika smarphone terbaru tersebut bukan sebagai kebutuhan. Apalagi apabila sebelumnya masih memiliki dan masih berfungsi dengan baik.

Makin sedikit barang yang dimiliki, makin merdeka

Makin banyak barang yang dimiliki, jiwa akan semakin tidak merdeka. Setiap barang pasti butuh tempat untuk meletakan, perawatan dan sebagainya. Hal inilah yang dapat membuat jiwa makin tertekan sekaligus pemborosan. Apalagi jika perawatannya tidak hanya makan waktu saja, melainkan juga biaya yang tidak sedikit.

Untuk itu, batasi pembelian barang terutama barang-barang yang sekiranya justru bisa menimbulkan masalah baru. Misalnya sahabat Hartono Mall Solo sedang butuh baju untuk menghadiri suatu acara. Karena menjadi kebutuhan, hal ini sangat dibenarkan.

Akan tetapi akan menjadi tidak tepat jika busana yang dipilih butuh perawatan khusus yang mahal atau hanya dapat dipakai sekali saja. Pilih baju yang perawatannya mudah dilakukan dan bisa dikenakan di acara-acara yang lain.

Menahan nafsu untuk memiliki

Merupakan hal sangat wajar jika ada seseorang yang ingin mempunyai suatu barang. Akan tetapi bila keinginan ini hanya didasarkan pada nafsu semata, maka yang akan terjadi adalah pemborosan dan kondisi keuangan jadi terguncang.

Jadi kesimpulannya, sahabat Hartono Mall Solo harus mampu membedakan, apakah barang yang mau dibeli itu memiliki nilai manfaat atau tidak. Setiap orang pasti punya kebutuhan berbeda-beda. Mungkin saja ada membeli barang yang bagi sebagian orang tidak ada gunanya, tapi bagi si dia sendiri punya nilai kegunaan yang sangat besar.



LEAVE A COMMENT