BANGKITKAN KEMBALI RUBIK LEWAT KOMPETISI

Rubik merupakan salah satu permainan asah otak berbentuk kubus yan terdiri dari beberapa kotak dengan ukuran yang bervariasi, mulai dari yang 3×3, 4×4, 5×5, dan seterusnya. Tujuan dari permainan ini adalah untuk menyusun semua warna tersebut sehingga masing – masing bagian kotak tersebut tersusun dengan deret warna yang sama. Untuk menyelesaikan satu rubik, memerlukan beberapa cara yang terbilang cukup sulit bagi orang awam. Tingkat kesulitan ini lah yang kemudian membuat permainan kubus ini banyak dikompetisikan bahkan hingga tingkat internasional.

Seperti kompetisi rubik dalam rangkaian Game Expo Independence Battle di Atrium Hartono Mall, Minggu (21/8/2016). Meskipun hanya berupa kompetisi skala kecil, namun banyak peserta dari luar kota yang juga turut berpartisipasi.

Vincent Kristiagung, selaku koordinator acara Rubic Competition mengatakan dengan diselenggarakannya acara ini diharapkan bisa menjadi cara untuk membangkitkan kembali permainan rubik. “Sebenarnya ini bukan kompetisi rubik yang besar, tapi antusiasme peserta cukup tinggi. Ajang kecil-kecilan seperti ini lah yang mampu membangkitkan kembali permainan rubik,” ulas Vincent.

Dalam kompetisi ini rubik yang  dilombakan hanya rubik 3×3. Terdapat tiga ronde, satu rondenya peserta diberi  lima kali kesempatan. Dari lima kesempatan terdapat  best dan worse. Nanti yang tiga terbaik di rata-rata, pemenang juga ditentukan  berdasarkan waktunya.

Rubic Competition kali ini mengambil tiga juara, yang masing-masing akan diberikan piagam penghargaan. Di akhir wawancara, Vincent memberikan kiat khusus bagi penggemar rubik agar terus berlatih. “Belajar rubik itu harus sering latihan, learning by doing. Sering kumpul dan sharing bareng komunitas bisa mempermudah latihan,” jelasnya.